Minggu, 12 April 2020

Cara Install Oracle VM VirtualBox dan VirtualBox Extensions Pack

Oracle VM VirtualBox atau sering disebut dengan VirtualBox adalah perangkat lunak virtualisasi yang dapat digunakan untuk mengeksekusi sistem operasi “tambahan” di dalam sistem operasi “utama”. Sebagai contoh, jika seseorang mempunyai sistem operasi MS Windows yang terpasang di komputernya, maka yang bersangkutan dapat pula menjalankan sistem operasi lain yang diinginkan di dalam sistem operasi MS Windows tersebut.

VirtualBox bebas didownload dan digunakan (lisensi GNU GPL versi 2) serta mendukung banyak jenis sistem operasi, baik untuk versi 32 bit maupun 64 bit, baik sebagai host, mulai sistem operasi Windows, Linux, Macintosh, dan Solaris, serta sebagai guest untuk lebih banyak sistem operasi, mulai dari Windows (NT 4.0, 2000, XP, 2003 Server, Vista, Windows 7, Windows 8), DOS/Windows 3.x, Linux (2.4, 2.6 dan 3.x), Solaris dan OpenSolaris, OS/2, sampai OpenBSD.

1. Instalasi VirtualBox

Instalasi VirtualBox dapat menggunakan file instalasi (offline) atau secara online. Instalasi online hanya dapat dilakukan untuk hosts Linux. Untuk sistem operasi Windows (32 bit atau 64 bit), download file aplikasi VirtualBox di bagian VirtualBox for Windows hosts. Selanjutnya klik dua kali pada file aplikasi VirtualBox yang telah didownload tersebut.

Download Vitualbox: Download Oracle Virtualbox


Selanjutnya muncul layar selamat datang dalam proses instalasi VirtualBox. Klik tombol Next untuk proses selanjutnya.


Di bagian ini, kita dapat menentukan fitur apa yang akan diinstall atau tidak, mulai dari dukungan terhadap USB, jaringan sampai script Phyton untuk VirtualBox API. Di bagian ini kita juga dapat menentukan lokasi folder VirtualBox akan diinstall. Biarkan seluruh pengaturan folder dan fitur aplikasi yang akan diinstall. Klik tombol Next untuk proses selanjutnya.


Di bagian ini, kita dapat menentukan apakah cara akses VirtualBox secara cepat (shortcut) akan diinstall pada bagian desktop dan Quick Launch Bar. Aktifkan Register file associations agar file dengan ekstensi terkait VirtualBox dikenal oleh sistem operasi. Klik tombol Next untuk proses selanjutnya.


Selanjutnya muncul pemberitahuan, bahwa dalam proses instalasi, interface atau kartu jaringan yang ada pada komputer akan dinonaktifkan untuk sementara waktu, namun akan diaktifkan kembali secara otomatis, dengan tambahan kartu jaringan virtual bawaan dari VirtualBox. Klik tombol Yes untuk melanjutkan proses instalasi.


VirtualBox sudah memiliki informasi yang diperlukan dan siap untuk diinstall. Klik tombol Install untuk memulai proses instalasi VirtualBox.


Pada Windows 7 atau Windows 8, akan muncul layar pop-up User Account Control yang meminta konfirmasi apakah kita akan menginstall aplikasi VirtualBox ke dalam komputer. Klik tombol Yes untuk memulai proses instalasi.


Proses instalasi dan penyalinan file aplikasi VirtualBox sedang dilakukan.


Apabila dalam proses instalasi muncul pertanyaan terkait keamanan sistem, tandai kotak konfirmasi Always trust software from "Oracle Corporation" kemudian tekan tombol Install. Jika yang ditekan adalah tombol Dont Install maka proses instalasi akan dihentikan. Dan apabila kotak konfirmasi Always trust software from "Oracle Corporation" tidak diaktifkan, maka pertanyaan terkait keamanan akan muncul beberapa kali dan kita harus menekan tombol Install untuk menyelesaikan proses instalasi VirtualBox.


Layar selanjutnya menginformasikan bahwa instalasi VirtualBox sudah selesai dilakukan. Klik tombol Finish untuk keluar dari proses instalasi dan menjalankan aplikasi VirtualBox.


Tampilan ruangan aplikasi VirtualBox yang baru diinstall.


Continue reading Cara Install Oracle VM VirtualBox dan VirtualBox Extensions Pack

Minggu, 05 April 2020

Sejarah dan Perkembangan LINUX




Sistem operasi linux adalah sistem operasi yang dibangun atau dikembangkan dengan menggunakan kernel  berbasis LINUX. Sekumpulan sistem operasi yang menggunakan kernel linux biasanya disebut distro. Contoh linux ubuntu dan kali linux keduanya menggunakan kernel yang sama yaitu LINUX dikembangkan oleh perusahaan atau komunitas yang berbeda dan memiliki graphical interface yang berbeda pula.

2.      Sejarah Penciptaan.
Linux tidak tercipta begitu saja ,berbagai macam tahapan dan halangan harus ditempuh dengan keras untuk mewujudkan sistem operasi yang Free dan opensource.

Berawal dari kemunculan sistem operasi UNIX yang dikenalkan ke public sekitar tahun 1970-an yang dikembangkan dan dirilis oleh perusahaan AT&T Bell Laboratories. Sistem operasi UNIX menjadi sangat popular pada masa itu sehingga banyak perusahaan dan komunitas yang terinspirasi membuat sistem operasi baru yang mirip dengan UNIX. kemudian persaingan ini menyebabkan perlu adanya standarisai. Dari sini lahirlah  Dari sini lahirlah proyek POSIX yang dimotori oleh IEEE (The Institute of Electrical and Electronics Engineers) yang bertujuan untuk menetapkan spesifikasi standar UNIX. Sejak saat itu, muncul berbagai macam jenis UNIX.

Salah satu hasil dari persaingan mengembangkan UNIX Tersebut adalah sistem operasi MINIX yang dibuat oleh A.S Tanenbaum untuk tujuan Pendidikan. Source code MINIX inilah yang oleh Linus Torvalds, seorang mahasiswa Universitas Helsinki pada waktu itu, kemudian dijadikan sebagai referensi untuk membuat sistem operasi baru yang gratis dan yang source codenya bisa diakses oleh umum. Sistem operasi ini kemudian diberi nama Linux. Linux tidak menggunakan kode Unix atau mengembangkan Unix, Unix hanya dijadikan inspirasi oleh linus saat membuat kernel linux. Dalam membangun Linux, Linus menggunakan tool-tool dari Free Foundation Software yang berlisensi GNU. Kemudian untuk menjadikan Linux sebuah sistem operasi yang utuh, dia memasukkan program-program yang juga berlisensi GNU.

GNU Lahir Sebagai Pelopor dan Wadah Opensource
Pada tahun 1983, richard stallman mebuat projek GNU dengan target membuat sistem operasi yang Free (bebas)yang mirip dan kompatible dengan UNIX. Saat awal dipublish kernel milik linus menggunakan lisensinya sendiri dan ada larangan /tidak boleh digunakan untuk tujuan komersial karena dia membuat kernel tersebut didedikasikan untuk komunitas opensource.

Software yang digunakan untuk membuat linux semuanya menggunakan aplikasi yang berlisensi GNU GPL (lisensi untuk software bebas/free) dan agar linux dapat digunakan sebagai sistem operasi yang utuh linux memerlukan komponen seperti shell,compilers,library dll yang semuanya dibawah lisensi GNU GPL.

Akhirnya pada tahun 1992 linux versi ke 2 direlease ke public pada bulan desember dibawah lisensi GNU GPL sehingga linux disebut dengan nama GNU/LINUX.Pada peluncuran linux versi pertama linus hanya menuliskan dalam dokumentasinya bahwa untuk bisa menggunakan Linux seutuhnya memerlukan software yang disediakan oleh GNU.

Timeline perkembangan kernel LINUX :

1983
Richard Stallman memprakarsai project GNU (Gnu’s Not Unix) untuk menciptakan sistem operasi free (free = bebas)
September 1991
Linus Torvald merilis kernel Linux versi 0.01
Oktober 1991
Linus Torvald merilis kernel Linux versi 0.02
Desember 1991
Linus Torvald merilis kernel Linux versi 0.11
Januari 1992     
Linus Torvald merilis kernel Linux versi 0.12
1996                    
Kernel Linux versi 2.0 di rilis
Januari 1999
Kernel Linux versi 2.2 di rilis
Januari 2001        
Kernel Linux versi 2.4 di rilis
2011 
Kernel Linux versi 3.0 di rilis
2015
Kernel Linux versi 4.0 di rilis


3.      Perkembangan
Kontribusi pekerjaan pengembangan linux terbesar berasal dai komunitas pengguna linux itu sendiri yang terdiri dari ribuan programmer yang tersebar diseluruh penjuru dunia,mereka menggunakan linux dan memberi saran untuk membuat linux jauh lebih baik setiap harinya kepada pengembang linux.

Beberapa perusahaan yang meberikan linux service juga ikut andil dalam pengembangan linux ,bukan hanya kernel namun aplikasi pendukung yang disertakan dalam distrubusi linux seperti auxilary software.

Perusahaan / proyek yang terorganisir mengembangkan linux sendiri dan tetap mendistribusikan nya secara free,karena semua linux berlisensi GPL. Untuk menghasilkan uang sebagai penutup biaya operasional perusahaan /projek yang terorganisir hanya menyediakan jasa konsultan dan service untuk pengguna linux enterprise.

Komunitaas yang tergabung dan berbadan hukum (perusahaan/projek terorganisir) atau yang kita sebut sekarang dengan distro linux (Linux distribution) mengembangkan dan mendistribusikan linux dengan versi mereka sendiri dimulai dari projek Slackware,Debian,Redhat,SUSE .

Walau menggunakan base kernel yang sama namun untuk aplikasi dan utilitas yang disediakan oleh distro tersebut berbeda-beda,perbedaan ini tidaklah signifikan hanya sebagian command dan hierarki yang berbeda dari distro yang lain.

4.      Distro/Distribution Linux
OS Linux tidak seperti OS Windows atau Mac OS X. Microsoft menggabungkan semua bit Windows secara internal untuk menghasilkan setiap rilis Windows baru dan mendistribusikannya sebagai satu paket. Jika user ingin menggunakan Windows, Anda harus memilih salah satu versi yang ditawarkan oleh Microsoft.

Sedangkan untuk OS Linux bekerja secara berbeda. Dimana sistem operasi Linux tidak diproduksi oleh satu organisasi saja melainkan Organisasi dan orang yang berbeda bekerja di bagian yang berbeda. Ada kernel Linux (inti dari sistem operasi), utilitas shell GNU (antarmuka terminal dan banyak perintah yang Anda gunakan), server X (yang menghasilkan desktop grafis), lingkungan desktop (yang berjalan pada X server untuk menyediakan desktop grafis), dan banyak lagi. Layanan sistem, program grafis, perintah terminal, banyak yang dikembangkan secara independen dari yang lain. Semuanya adalah perangkat lunak sumber terbuka (Open Source) yang didistribusikan dalam bentuk kode sumber. Ada banyak sekali distro linux dan jumlahnya akan terus bertambah jika komunitasnya terus mengembangkan kernel linux.





Sumber:
5.      https://distrowatch.com/            




Continue reading Sejarah dan Perkembangan LINUX

Kamis, 26 Maret 2020

Sejarah dan Perkembangan Sistem Operasi Windows 10, FAT32, dan NTFS


Windows 10

Windows 10 adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yaitu Microsoft. diperkenalkan pada tanggal 15 Juli 2015 dan mulai dirilis ke pasaran pada 29 Juli 2015. windows 10 dikembangkan secara Closed-Source dengan menggunakan Bahasa C, C++, dan C#. Windows NT Kernel bertipe kernel Hybrid masih menjadi basis dari pengembangan windows 10 setelah beberapa generasi Windows sebelumnya menggunakan kernel yang sama. Pada awal pengembangannya windows 10 ditujukan untuk Universal operating System yakni sebuah ekosistem pengembangan sistem operasi yang bisa digunakan di PC, laptop, Tablet, sampai Smartphone namun pada 11 juni 2019 microsoft telah menghentikan pemberian update ke windows 10 mobile setelah kalah bersaing dengan sistem operasi Andoid dan iOS. Meski begitu windows 10 masih menjadi Sistem Operasi paling banyak digunakan di dunia pada perangkat PC atau Laptop.

Beberapa fitur unggulan windows 10.

1. Cortana, asisten digital personal berbasis kecerd. Cortana membantu pengguna Windows 10 untuk melakukan berbagai hal; seperti mencari informasi dengan cepat, menyusun jadwal, memberikan pengingat dan mencari dokumen di komputer pengguna. Tidak hanya itu, Cortana juga mampu mempelajari preferensi pengguna.

2. Multi-doing dan virtual desktop. Fitur ini berguna untuk pekerjaan multitasking dalam satu desktop.

3. Sistem keamanan dengan biometric. Sistem keamanan yang membuat pengguna secara cepat dan aman sign-in ke perangkat, yaitu hanya dengan men-scan wajah atau jari.

4. Windows Update. Microsoft memberikan kemudahan update windows 10 versi terbaru secara otomatis dan berkala.

FAT32

FAT (File Allocation Table) adalah sebuah sistem berkas pada komputer yang menggunakan struktur logika yang mana digunakan untuk bisa mengendalikan akses pada banyak data yang berada di dalam disk. Atau dengan bahasa lain FAT adalah filler database pada sistem komputer yang khusus digunakan untuk menyimpan, mengelola, memanipulasi, serta mengambil data sehingga saat dilakukan pencarian data, data pada sistem mudah sekali untuk ditemukan dan diakses. FAT memiliki beberapa versi yaitu FAT12, FAT16, FAT32, dan exFAT. Sistem file ini telah digunakan beberapa sistem operasi widows mulai Windows 98, Windows ME, Windows 2000, Windows XP, Windows 2003 sampai Windows 10.

NTFS

NTFS merupakan singkatan dari NT File System. Adalah sebuah sistem berkas pengembangan FAT dari Microsoft. Sistem file tidak ditujukan unutk mengganti file FAT, namun sebagai penyempurnaan sistem berkas di dalam sistem operasi windows. Kelebihan NTFS dibandingkan dengan FAT32 adalah Access Control (pengaturan akses) yang fungsinya untuk menetapkan siapa saja yang bisa mengakses berkas tersebut, kemudian alokasi kouta disk yang dapat digunakan hardisk, toleransi kesalahan pembacaan berkas serta fitur enkripsi data.


Sumber:
https://labmanajemen.feb.untirta.ac.id/2019/08/apa-itu-fat-fat-32-dan-ntfs/
Continue reading Sejarah dan Perkembangan Sistem Operasi Windows 10, FAT32, dan NTFS

Definisi Resource Allocator, Control Program, dan Kernel


1.    Resource Allocator

a.     Pengertian

pengertian resource allocator, akan dibahas terlebih dahulu pengertian dari resource tersebut. Resource memiliki arti sumber daya adalah sebuah perangkat keras atau virtual sistem yang telah terintegrasi dengan sebuah sistem. Pada komputer sendiri terdapat beberapa resource berupa perangkat keras seperti hardisk, mouse, keyboard, monitor, dll. sedangkan dalam bentuk virtual dapat terbentuk jaringan internet, file, atau CPU.

Resource allocator merupakan fungsi di dalam sistem operasi yang bertujuan untuk memberikan resource yang dibutuhkan program. Sistem operasi akan mengalokasikan sumber daya ketika satu atau beberapa program membutuhkannya dan akan berhenti mengalokasikan atau melepas resourcenya ketika program tersebut telah dihentikan.

b.     Teknik Pengalokasian Sumber Daya

terdapat dua teknik pengalokasian sumber daya, yaitu:

1.     Resource Partitioning Approach

Dalam pendekatan ini, sistem operasi memutuskan sebelumnya, bahwa sumber daya apa yang harus dialokasikan ke program pengguna. sistem operasi membagi sumber daya di dalam sistem ke banyak partisi sumber daya, di mana setiap partisi dapat mencakup berbagai sumber daya - misalnya, memori 1 MB, blok disk, dan printer.

Kemudian, ia mengalokasikan satu partisi sumber daya untuk setiap program pengguna sebelum inisiasi program. Tabel sumber daya mencatat partisi sumber daya dan status alokasi saat ini (Dialokasikan atau Tidak dialokasikan).


kelebihan :
       mudah diimplementasikan
       kemungkinan terjadinya overhead sumber daya mengecil

                                    kekurangan:
   kurang fleksibel - jika partisi mengandung lebih banyak sumber daya namun hanya sedikit yang dibutuhkan dalam proses tertentu, sumber daya yang telah tersedia di dalam partisi akan terbuang sia-sia.
   Jika suatu program membutuhkan lebih banyak sumber daya dari satu partisi sumber daya, maka program tersebut tidak dapat dijalankan (Meskipun sumber daya tidak dipergunakan di partisi lain).

2.     Pool Based Approach

Dalam pendekatan ini, ada kumpulan sumber daya yang sama. Sistem operasi memeriksa status alokasi di tabel sumber daya setiap kali sebuah program mengajukan permintaan untuk sumber daya. Jika sumber daya kosong atau dalam keadaan tidak terpakai, maka ia akan mengalokasikan sumber daya untuk program tersebut.

Keuntungan:
       Sumber daya yang dialokasikan tidak terbuang sia-sia.
       Persyaratan sumber daya apa pun dapat dipenuhi jika sumber daya itu tidak terpakai (tidak seperti pendekatan Pemisahan).

Kekurangan:
       Overhead mengalokasikan dan mendelokasikan sumber daya pada setiap permintaan dan rilis.


c.      Analogi Pengalokasian Sumber Daya dengan Menggunakan Graf

    graf alokasi sumber daya mempunyai komponen-komponen seperti laykanya graf biasa. hanya saja dalam graf alokasi sumber daya ini, vertex atau simpul dibagi menjadi 2:

1.     Proses

     P = {P0, P1, P2, P3,......, Pi}. P terdiri dari semua proses yang berada di dalam sistem. untuk proses, vertexnya digambarkan sebagai berikut:

2.     Resource

     Sumber Daya R = {R0, R1, R2, R3,....,Rj}. R terdiri dari sumber daya yang ada di sistem. Untuk sumber daya, vertexnya digambarkan sebagai segi empat dengan titik di tngahnya menunjukan jumlah instans yang dapat di alokasikan serta nama sumber dayanya:

Proses dan resource dihubungkan oleh sebuah edge(sisi). Untuk edge, terdiri dari dua jenis yaitu:

1.     Edge permintaan: Pi -> Rj.

Edge permintaan menggambarkan adanya suatu proses Pi yang meminta sumber daya Rj.

2.     Edge alokasi sumber daya: Rj -> Pi

Edge alokasi sumber daya menggambarkan adanya suatu sumber daya Rj yang mengalokasikan sumber dayanya pada Pi.


Setelah mengetahui bentuk vertex dan edge yang digunakan, kita akan lihat bagaimana salah satu contoh penggunaan graf alokasi sumber daya.

 

Graf diatas terdiri dari 6 vertex dan 5 edge, V= {P0, P1, P2, R0, R1, R2}E = {P0-> R0, R0-> P1, R1-> P1, R2-> P0, R2-> P2}. Keterangan Graf diatas :

1.     P0 meminta sumber daya dari R0
2.     R0 memberikan sumber dayanya kepada P1
3.     R1 memberikan salah satu instans sumber dayanya kepada P1
4.     R2 memberikan salah satu instans sumber dayanya kepada P0
5.     R2 memberikan salah satu instans sumber dayanya kepada P2
Setelah suatu proses telah mendapatkan semua sumber daya yang diperlukan maka sumber daya tersebut dilepas dan dapat digunakan oleh proses lain.Sebuah proses menggunakan resource dengan urutan sebagai berikut:
1.     Mengajukan permohonan (request). Bila Permohonan tidak dapat dikabulkan dengan segera (misal karena resource sedang digunakan oleh proses lain), maka proses itu harus menunggu sampai resource yang dimintanya tersedia.
2.     Menggunakan resource (use). Proses dapat menggunakan resource, misal : printer untuk mencetak, disk drive untuk melakukan operasi M/K , dan sebagainya .
3.     Melepaskan resource (release). Setelah proses menyelesaikan penggunaan resource, maka resource harus dilepaskan sehingga dapat digunakan oleh proses lain.

2.    Control Program


a.     Pengertian

control program adalah software yang mengendalikan eksekusi aplikasi dan pemakaian sistem resource . control program bekerja sama dengan resource allocation untuk menjalankan program secara utuh ketika program tersebut membutuhkan resource perangkat keras atau perangkat lunak yang dibutuhkan serta sebagai manajer bagi sumber daya, yang menangani konflik permintaan sumber daya secara efisien.

Control program juga mengatur eksekusi aplikasi dan operasi dari hardware I/O (Input/Output). Fungsi ini dikenal juga sebagai program pengendali (Control Program). Kedudukan Program ini adalah sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer. Itulah sebabnya, peran program sistem sering kali tidak terlihat secara langsung.

Control Program dikelompokkan lagi, menjadi:

1.  Program Pengendali Sistem adalah program yang mengendalikan pemakaian perangkat keras, perangkat lunak, dan data pada komputer selama program ini di jalankan,. Misalnya, Sistem Operasi.
2. Program Pendukung Sistem adalah program yang mendukung operasi, manajemen, dan pemakai sistem komputer dengan menyediakan bermacam-macam layanan. Termasuk dalam kelompok ini adalh program utilitas, pemantau kinerja sistem, dan pemantau keamanan.
3. Program Pengembangan Sistem adalah program yang ditujukan untuk membantu pemakai dalam membuat/mengembangkan program. Termasuk dalam katagori ini yaitu kompiler dan interpreter.

3.     Kernel


a.     Pengertian Kernel

Kernel adalah perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sistem operasi, bisa juga suatu penghubung antara software dan hardware. Tugasnya yaitu melayani berbagai macam program aplikasi untuk mengakses hardware secara aman.

b.     Fungsi Kernel


1.     Kernel berfungsi untuk melayani perangkat lunak aplikasi untuk dapat mengakses perangkat keras atau hardware secara aman.
2.     Kernel juga berfungsi sebagai pengatur kapan dan berapa lama sebuah program aplikasi dapat menggunakan satu bagian perangkat keras. Hal tersebut biasanya disebut dengan Multiplexing
3.     Membantu dan mendukung perangkat lunak aplikasi untuk mengeksekusi dengan fitur abtraksi

c.      Berikut kategori dari kernel


1.   Kernel monolitik yaitu kernel yang berguna mengintegrasikan banyak fungsi di dalam kernel dan menyediakan secara penuh perangkat keras yang berada dibawah sistem operasi.
2.     Microkernel adalah menyediakan sedikit saja dari perangkat keras sederhana dan menggunakan aplikasi yang berjalan di atasnya untuk melakukan beberapa fungsi lain.
3.     Kernel Hybrid (modifikasi dari microkernel) yaitu pendekatan desain microkernel. pada kernel ini memiliki beberapa kode tambahan di dalam ruang kernel untuk meningkatkan performanya.
4.     Exokernel yaitu menyediakan hardware abstract secara minimal, sehingga program dapat mengakses hardware secara langsung.

d.     cara kerja didalam kernel


1.     proses management, bagian ini mengatur dari proses antara aplikasi dan hardware. kapan keluar masuk untuk melakukan proses.
2.     memory management, kernel akan mengatur proses penggunaan memori oleh aplikasi.
3.     device management, berfungsi untuk menjadi jembatan penggunaan dari hardware yang berada pada sistem. hardware akan dikenali dan digunakan oleh aplikasi dan sistem operasi.
4.     system call, pada bagian ini kernel akan mengatur antara hubungan dari aplikasi dan sistem.


Sumber:
  1. https://www.utakatikotak.com/kongkow/detail/12830/Pengertian-dan-Fungsi-Kernel-pada-Sistem-Operasi-Komputer
  2. https://belajaroprek.wordpress.com/cara-kerja-dan-fungsi-kernel/
  3. https://www.geeksforgeeks.org/resource-allocation-techniques-for-processes/
  4. https://yogapermanawijaya.wordpress.com/2012/05/20/pengertian-sistem-operasi-operating-system/
  5. https://tutorialspoint.dev/computer-science/operating-systems/methods-of-resource-allocation-to-processes-by-operating-system
  6. https://www.academia.edu/23501657/BAB_I_SISTEM_OPERASI_KOMPUTER
  7. http://ftp.gunadarma.ac.id/linux/docs/v06/Kuliah/SistemOperasi/BUKU/SistemOperasi-4.X-1/ch24s02.html
Continue reading Definisi Resource Allocator, Control Program, dan Kernel

Jumat, 13 Maret 2020

Sejarah dan Perkembangan Sistem Operasi


sistem operasi merupakan perangkat lunak yang mengontrol pengoperasian komputer dan mengarahkan pemrosesan program (seperti dengan menetapkan ruang penyimpanan dalam memori dan mengendalikan fungsi input dan output) serta melakukan manajemen perangkat keras agar tidak terjadi konfilik dalam menerima program dari user.

Sistem operasi merupakan software yang wajib terinstall pada suatu komputer,  karena sistem operasi adalah lapisan pertama software yang mensupport software lapis kedua untuk bisa diinstal dan kemudian dijalankan dengan sistem operasi.

interaksi antara pengguna dan komputer tidak akan mudah bilamana tidak adanya sistem operasi. hal ini dikarenakan sistem operasi dapat memajemen beberapa aplikasi yang sedang dijalankan dan mengorganisir data yang akan diolah yang kemudian disimpan dalam penyimpanan hardisk.

Sejarah


Menurut Tanenbaum, sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi kedalam empat generasi:

  • Generasi Pertama (1945-1955)Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
  • Generasi Kedua (1955-1965)Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.
  • Generasi Ketiga (1965-1980)Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program sekali gus).
  • Generasi Keempat (Pasca 1980an)Dewasa ini, sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para pengguna juga telah dinyamankan dengan Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.



Daftar Pustaka:
Continue reading Sejarah dan Perkembangan Sistem Operasi